Kementan Bersama DPTPH Kaltim Gelar Pasar Murah di Samarinda

Samarinda (ANTARA) – Kementerian Pertanian bersama Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur (DPTPH Kaltim) menyiapkan 11 jenis bahan kebutuhan pokok untuk dijual di bawah harga pasar dalam Operasi Pasar yang digelar di Samarinda, Jumat (22/4).

“Pasar Murah dalam rangka Operasi Pasar ini digelar Jumat besok hingga Hari Minggu. Semua barang yang akan dijual telah siap, ada yang sudah siap di lokasi dan sebagian siap di DPTPH Kaltim,” ujar Ketua Panitia Operasi Pasar Kerja Sama Kementan-DPTH Kaltim M Alimuddin di Samarinda, Kamis.

Selain menjual aneka bahan pangan dengan harga murah atau di bawah harga pasar, dalam Operasi Pasar yang digelar di Koramil 0901-03 Samarinda Seberang ini juga siap dibagikan ratusan paket produk hortikultura seperti cabai, tomat, aneka sayur, dan lainnya.

Untuk itu, ia mengajak warga Samarinda datang ke pasar murah yang digelar tiga hari (Jumat-Minggu) tersebut, karena warga selain memperoleh harga barang murah dengan kualitas bagus juga punya kesempatan memperoleh paket hortikultura secara cuma-cuma.

Pasar Murah ini, lanjut Alimuddin yang juga Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi DPTPH Kaltim tersebut, digelar dalam rangkaian antisipasi Hari Besar Keagamaan Nasional, sehingga kegiatan dari Kementan pun digabung dengan Kaltim, sementara kegiatan yang murni oleh Kaltim sudah sering dilakukan.

“Jadi, Operasi Pasar kali ini sangat spesial karena kolaborasi dengan Kementan yang digelar secara serentak di seluruh provinsi. Kebetulan untuk penanggungjawab kegiatan di Kaltim adalah Direktorat Jenderal Hortikultura,” ucapnya.

Dalam operasi pasar ini, katanya, terdapat 11 bahan pangan yang siap dijual murah, antara lain beras, daging ayam, daging kerbau beku, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, aneka cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Semua bahan pangan yang disiapkan, katanya, baik barang yang dijual maupun yang akan dibagikan secara gratis, merupakan hasil panen petani lokal, sehingga dalam giat ini ada beberapa keuntungan, seperti mempermudah masyarakat mendapatkan barang, menekan inflasi, dan membantu petani lokal menyerap produksi pertanian mereka.

“Selain pasar murah dan pembagian produk hortikultura, dalam giat ini juga dirangkai dengan vaksinasi yang bekerjasama dengan TNI. Saya imbau masyarakat yang datang ke lokasi Pasar Murah tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun kasus COVID-19 terus melandai,” ujarnya. (Ant)