Pupuk Kaltim buka Ruang Literasi Digital dorong budaya literasi masyarakat

Bontang – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gelar soft opening Ruang Literasi Digital dan Perangkat Edukasi Balai Pustaka (Edu BP) bagi kelompok binaan Karang Taruna Satya Taru Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, guna mendorong peningkatan budaya literasi dan minat baca masyarakat.

Peresmian dilakukan SVP Teknik Pupuk Kaltim Gatot Pramu Handoko, bersama Wakil Wali Kota Bontang Najirah, di LPK SUVI Training, Rabu (5/10/2022).

Diungkapkan Gatot Pramu Handoko, pembangunan ruang literasi dan perangkat Edu BP ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pupuk Kaltim dalam mendukung terciptanya masyarakat melek informasi, dalam kerangka pembangunan smart village melalui budaya literasi.

Program dengan nama “Kampung Jawa Boba Kampung Pintar” ini bekerjasama dengan Karang Taruna Satya Taru, dengan lokus wilayah Kampung Jawa Kelurahan Bontang Baru, yang dibina sebagai salah satu smart village di Kota Bontang.

“Pupuk Kaltim sengaja menghadirkan sarana prasarana memadai dalam mendukung pengembangan Kampung Jawa Boba Kampung Pintar, sebab pembangunan smart village di era digital saat ini butuh fasilitas mumpuni dalam mendorong budaya literasi di masyarakat,” ujar Gatot.

Dijelaskan Gatot, perangkat Edu BP di ruang literasi digital berupa ratusan konten bacaan dan audiobook, yang bisa diakses secara daring maupun luring oleh masyarakat.

Perangkat digital ini didatangkan dari Balai Pustaka Jakarta, untuk mempermudah masyarakat mencari referensi dan bahan edukasi yang dibutuhkan. Fasilitas ini juga ditujukan bagi para pelajar serta pemuda di Kelurahan Bontang Baru, sebagai sarana diskusi berbagai materi pembelajaran.

Gatot pun berharap pengadaan ruang literasi digital dan perangkat Edu BP ini mampu mendorong terwujudnya Kampung Jawa sebagai smart village di Kota Bontang, sekaligus upaya pengenalan kawasan sebagai Kampung Pintar melalui digitalisasi pendidikan.

“Semoga dengan penerapan teknologi informasi pada program ini, konsep smart village dengan budaya literasi tinggi di masyarakat mampu terwujud dengan baik di Kota Bontang,” tambah Gatot. (Ant)