300 warga binaan Lapas Narkotika ikuti program pesantren khusus rehabilitasi

Samarinda – Sebanyak 300 warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, Kaltim, mengikuti program pesantren khusus rehabilitasi yang dilaksanakan oleh Lapas setempat.

“Program pesantren khusus rehabilitasi ini kita lakukan secara bergantian karena menyesuaikan tempat, tidak bisa langsung sekaligus semua warga binaan yang ada,” ucap Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas Il A Samarinda Hidayat di Samarinda, Senin.

Dikatakannya, program ini digelar agar para warga binaan selain mendapatkan rehabilitasi sosial juga mendapatkan rehabilitasi plus berupa pesantren untuk memperdalam soal keagamaan.

Dalam pesantren khusus tersebut semua warga binaan yang belajar di dalamnya diberikan pengetahuan soal agama seperti membaca Al Quran, belajar mengenal dan memberantas buta huruf Hijaiyah dan memperdalam soal ilmu fiqih.

“Program pembelajaran ini kita berikan sama seperti pembelajaran yang diberikan di pondok pondok pesantren pada umumnya,” ujarnya

Selain itu, Kalapas berharap setelah belajar di pesantren ini nanti mereka bisa melakukan sholat dengan baik, bisa mengenal dan gemar membaca Al Quran, serta bisa melaksanakan kewajibannya sebagai umat Muslim.

Sementara itu, salah seorang warga binaan Lapas Narkotika Kelas Il A Samarinda Hairil Badar Bin Abidinsyah mengatakan dirinya selama mengikuti program pesantren khusus rehabilitasi semakin mengerti soal hukum hukum dalam Islam dan menjadi lancar dalam membaca Al Quran.

“Selama dua tahun menjalani hukuman di Lapas ini dan masuk pesantren khusus, Alhamdulillah banyak mengerti soal agama dan sudah beberapa kali khatam Al Quran,” ucapnya

Terus dikatakannya, saat ini Hairil juga bisa memberikan ilmu yang dipelajarinya kepada para warga binaan yang baru tergabung dalam kegiatan pesantren khusus rehabilitasi tersebut.

“Saya bersyukur sekali sudah bisa membagi ilmu yang saya dapat kepada warga binaan lainnya dan semoga ilmu ini terus bermanfaat hingga bebas nanti,” tuturnya.

“Semoga setelah bebas nanti dengan ilmu agama yang didapatkan di sini bisa membawa saya ke jalan yang lurus tidak menyimpang lagi dan bermanfaat bagi kehidupan saat berbaur ke lingkungan masyarakat,” tambahnya

Untuk diketahui, jumlah warga binaan di Lapas Narkotika Kelas Il A Samarinda saat ini sebanyak 1.267 orang. (Ant)