Bagi Pasien COVID-19, RS Milik Pemprov Kaltim Tambah Kapasitas Tampung

Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi menyampaikan bahwa rumah sakit milik pemprov telah melakukan langkah antisipasi lonjakan kasus pandemi di wilayah setempat dengan menambah kapasitas tampung bagi pasien positif COVID-19.

“Berdasarkan laporan para direktur rumah sakit di Samarinda dan Balikpapan telah menambah tempat tidur dan mengonversi ruangan dari ruang perawatan pasien umum untuk pasien COVID-19,” kata Hadi Mulyadi di Samarinda, Jumat.

Hadi Mulyadi mengatakan sejumlah Rumah Sakit yang telah menerapkan kebijakan tersebut diantaranya RSUD AW Sjahranie Samarinda yang telah menambah kapasitas ruang/tempat tidur sekitar 45 persen.

Sedangkan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sampai mencapai 60 persen dari kapasitas tersedia.

Termasuk RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda, selain kapasitas juga 90 persen dokter dan perawat rumah sakit khusus menangani gangguan jiwa pun dioptimalkan dan ditugaskan untuk penanganan pasien COVID-19:

“Itu sudah bagus. Yang jelas rumah sakit Pemprov Kaltim terus melakukan upaya-upaya sesuai perkembangan dan kondisi di daerah,” jelas Hadi Mulyadi.

Bahkan, ungkap mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, atas kebijakan Gubernur Isran Noor bukan fasilitas dan tenaga kesehatan saja yang terus dipersiapkan Pemprov Kaltim.

“Anggaran bersumber dari APBD pun digelontorkan, dalam upaya penanganan dan penanggulangan wabah yang telah merambah ke ratusan negara di dunia ini,” bebernya.

Karena menurut Wagub, ada kebijakan pusat yang bersumber biaya dari pusat (APBN) ternyata oleh pusat pula dihapuskan, sedangkan kegiatan penanggulangan dan penanganan COVID-18 di daerah semakin tinggi.

“Dalam kondisi seperti saat ini, kita sangat berharap masyarakat tetap tenang dan selalu taati anjuran pemerintah,” jelas Hadi Mulyadi. (Ant)